Sakit Sesudah Bercinta? Beberapa Alasanya

Merasa nyeri sehabis berafiliasi seksual ternyata cukup banyak dialami oleh para pasangan, khususnya bagi wanita.

Diperkirakan, 2 dari 10 perempuan cenderung mencicipi hal itu. Bebeerapa perempuan bahkan sanggup menangis sehabis bercinta. Bisa alasannya ialah alasan medis maupun psikologis. Berikut 7 alasan merasa sakit sehabis bercinta.

1. Vagina kering
Kurangnya pelumas di area organ vital sanggup mengakibatkan rasa nyeri. Wanita yang mendekati masa menopause lebih berisiko mengalami duduk kasus ini alasannya ialah tempat vagina terlalu kering. Gesekan pun akan menjadikan rasa sakit. 

2. Area organ intim kurang bersih
 Dalam beberapa kasus, kurang higienis juga sanggup jadi alasan nyeri sehabis bercinta. Menjaga kebersihan area intim sanggup menjaga keseimbangan bakteri. Namun, tak disarankan membersihkan dengan sabun antibakteri.

3. Kurang rangsangan
Beberapa perempuan membutuhkan lebih banyak rangsangan, semoga badan siap penetrasi. Jika kurang menerima rangsangan, kondisi ini sanggup menciptakan nyeri sehabis bercinta.

4. Masalah medis 
Masalah medis menyerupai IBS, sembelit, fibroid, sindrom radang panggul juga sanggup mengakibatkan rasa sakit ketika berafiliasi seksual. Jika terus merasa nyeri, sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk menerima penanganan yang tepat.

5. Alergi
Tahukah Anda bila alergi tertentu sanggup mengakibatkan nyeri sehabis bercinta? Hal itu sanggup terjadi alasannya ialah alergi materi kondom sampai alergi air mani. Pastikan Anda tidak mempunyai alergi tersebut sebelum berafiliasi seks.

6. Infeksi menular seksual
Infeksi menular juga sanggup menjadi alasan di balik munculnya rasa sakit sehabis bercinta. Masalah medis ini seharusnya juga diperiksakan ke dokter.

7. Otot vagina terlalu rapat
Otot vagina terlalu rapat alasannya ialah perubahan hormon, sanggup menciptakan relasi seksual menjadi kurang menyenangkan. Jika ini terjadi pada Anda, jangan aib membicarakan duduk kasus ini dengan ahlinya.